Kata Depan di, pada, dan dalam

Dalam tindak berbahasa, kata depan di, pada, dan dalam sering digunakan secara tidak tepat. Ketiga kata depan itu sering dikacaukan penggunaannya. Tempat yang seharusnya diisi dengan kata depan pada, misalnya, sering diisi dengan kata depan di; atau tempat yang seharusnya diisi oleh kata depan di sering pula diisi dengan kata depan dalam. Padahal, ketiga kata depan itu sebenarnya memunyai pengertian atau makna yang berbeda. Ketidaktepatan penggunaan kata depan itu dapat dilihat pada contoh kalimat berikut ini.

(1) Dalam dunia persepakbolaan Indonesia, pemain muda itu memunyai prospek yang bagus di masa yang akan datang.

Pada kalimat di atas terdapat penggunaan pasangan kata  di masa. Kata masa, yang berarti ‘saat’, merupakan kata yang menyatakan waktu atau penunjuk waktu, sedangkan kata depan di merupakan kata depan yang menyatakan tempat, bukan penunjuk waktu. Dengan demikian, pengunaan pasangan kata di dan masa pada kelompok kata di masa tidak tepat. Kata depan yang tepat digunakan di depan kata masa adalah kata depan yang juga menyatakan waktu, yaitu kata depan pada, sehingga pasangan itu menjadi pada masa. Sejalan dengan itu, kalimat contoh tadi akan lebih tepat jika diperbaiki menjadi seperti berikut.

(1a) Dalam dunia persepakbolaan Indonesia, pemain muda itu memunyai prospek yang bagus pada masa yang akan datang.

Kekeliruan yang serupa dengan pasangan kata di masa (yang seharusnya pada masa) juga terjadi pada kata-kata lain yang menyatakan waktu, seperti pasangan kata berikut ini.

di kesempatan ini 

di hari Minggu 

di tahun lalu

 di bulan Agustus

di abad modern

di era globalisasi.

Kata atau kelompok kata yang dipasangkan dengan kata depan di tersebut semuanya menyatakan waktu, bukan tempat. Oleh karena itu, akan lebih tepat jika kata depan yang digunakan juga kata yang menyatakan waktu, yaitu pada. Dengan demikian pasangan kata itu lebih tepat jika diubah menjadi 

pada kesempatan ini 

pada hari Minggu

pada tahun lalu

pada bulan Agustus

 pada abad modern

 pada era globalisasi.

Bagaimana dengan kata depan di? Kata apa yang dapat dipasangkan dengan kata depan itu? Seperti telah dinyatakan di muka bahwa kata depan di merupakan kata depan yang menyatakan tempat. Oleh karena itu, kata yang dapat dipasangkan dengan kata depan itu pun harus kata yang menyatakan tempat, seperti di Semarang, di kantor, di radio, di televisi, di sekolah, di dalam, di luar, di atas, di samping, dan di antara.

Berbeda dengan kata depan di, kata depan dalam juga digunakan untuk menyatakan makna ‘tempat’, namun lebih khusus, yaitu ‘tempat yang memiliki ruang’, seperti peti, lemari, ruangan, kamar. Untuk lebih jelasnya dapat disimak pada contoh pemakaiannya dalam kalimat berikut ini.

(2)     Barang itu tersimpan dalam peti.

(3)     Pusaka peninggalan kakek dikumpulkan dalam lemari.

(4)     Dilarang merokok dalam ruangan yang ber-AC.

(5)     Bau harum itu berasal dari dalam kamar.

Selain penggunaan seperti di atas, kata depan dalam juga dapat digunakan untuk menyatakan makna ‘sesuatu yang dianggap memiliki ruang’, seperti pasangan kata berikut ini.

dalam hati

dalam mimpi

dalam buku

dalam kehidupan sehari-hari

Dengan uraian singkat tentang penggunaan kata depan di, pada, dan dalam diharapkan penggunaan ketiga kata depan itu dapat dilakukan secara cermat. Kecermatan penggunaan unsur-unsur kebahasaan menunjukkan kecermatan dalam menata gagasan sehingga informasi yang disampaikan dapat dipahami secara tepat pula.

 

 

Satu tanggapan pada “Kata Depan di, pada, dan dalam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke Atas