Pemakaian Kata Dan

Dan adalah kata penghubung yang berfungsi menghubungkan kata, frasa, atau klausa. Sebagai penghubung kata dengan kata, contohnya saya dan kamu; makan dan minum. Sebagai penghubung frasa dengan frasa, contohnya kereta api cepat dan bus malam cepat semuanya sudah penuh. Sementara itu, sebagai penghubung klausa dengan klausa, contohnya setiap pagi ia bangun pukul 04.00 dan setiap pagi pula ia pergi ke pasar. Selain untuk menghubungkan kata, frasa, atau klausa, kata dan sering digunakan sebagai penghubung kalimat. Dalam hal ini, dan menghubungkan kalimat yang satu dengan kalimat berikutnya. Kenyataan seperti itu sering dijumpai di dalam cerita (prosa pada umumnya) atau dalam ragam tulis tidak resmi.

 

Sebenarnya penggunaan kata dan untuk menghubungkan kalimat dengan kalimat sebisa-bisanya dihindari, khususnya dalam ragam tulis resmi. Namun, jika memang kata dan terpaksa untuk menghubungkan kalimat, penggunaannya harus diikuti oleh tanda koma, seperti Ternyata banyak penduduk kota yang pintar dan berpenghasilan tinggi. Dan, banyak juga di antaranya yang memberikan sebagian penghasilannya itu ke panti asuhan. 

Selain fungsinya seperti telah diuraikan di atas, dan dapat dipakai untuk menandai perincian, yaitu:

 

  1. perincian yang hanya terdiri atas dua bagian, misalnya Untuk itu, diperlukan komputer tercanggih dan mesin pencetak terbaru;
  2. perincian yang terdiri atas tiga bagian atau lebih, misalnya Kami diminta datang ke rumahnya dengan membawa sapu tangan, bunga kering, dan lem; 
  3. kelompok perincian yang berbeda, misalnya: (1) Berbagai keperluan, seperti gelas dan piring, kertas dan gunting, serta cat dan kuas sudah disiapkannya; atau (2) Berbagai keperluan, seperti gelas serta  piring dan kertas serta gunting sudah disiapkannya (jika lebih dari dua kelompok, penggunaan serta untuk menghubungkan perincian per kelompok terasa membosankan).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll to top