Petinju dan Peninju

Kata petinju dan peninju jika dilihat dari asal katanya berasal dari kata yang sama, yaitu tinju. Akan tetapi, jika ditelusuri secara morfologi generatif perbedaan kedua kata tersebut dapat dijelaskan. Melalui kaidah transformasi kedua kata tersebut dapat diuraikan berdasarkan struktur dalam dan struktur luarnya sebagai berikut.

Mike Tyson bertinju untuk mempertahankan gelar kelas terbang.

Petinju itu telah memenangi pertandingan.

Laki-laki berbaju merah itu meninju istrinya.

Peninju itu menyesali perbuatannya

Berdasarkan struktur dalamnya kata petinju diturunkan dari verba bertinju, sedangkan kata peninju diturunkan dari verba meninju. Demikian pula, kata petugas-penugas diturunkan dari verba bertugas dan menugaskan. Namun, untuk kata petatar dan pesuruh, kaidah transformasinya berbeda dengan kata petinju. Kata petatar diturunkan dari verba ditatar dan kata pesuruh diturunkan dari verba disuruh. Secara garis besar, transformasi nominal orang diuraikan berdasarkan pelaku (agen) dan penderita (pasien).

1.  Transformasi nominal pelaku pada umumnya diturunkan dari klausa yang berpredikat verba dan adjektif.

     a.  Transformasi nominal Profesional/tetap

          Kaidah:   ber- Vdasar à per- + Vdasar

                        be- Vdasar à pe- Vdasar

                        bel- Vdasar à pel- + Vdasar

                        kl. Adjektif à pe- (adjektif)

          Contoh: bertinju à petinju; berdagang à pedagang, belajar à pelajar; malu à pemalu; bertapa à pertapa;

                      bekerja à  pekerja.

      b.  Transformasi nominal Insidental/tidak tetap

           Kaidah: meN- Vdasar à PeN- + Vd

           Contoh: melukis à pelukis                            mencuri à pencuri

                     membaca à pembaca                      menyanyi à penyanyi.

2. Transformasi nominal penderita (pasien)

    Transformasi nominal pasien dalam bahasa Indonesia diturunkan melalui dua tahap transformasi.

    Dari SD dengan meN-Vdasar ditransformasikan ke Tpasif di- Vdasar dan baru ditransformasikan ke Tnom. pasien.

    Kaidah: meN- Vdasar – di-Vdasar à pe- + Vd, ter- Vdasar

    Contoh:     menyuruh à disuruh à pesuruh

                    menatar à ditatar à petatar

                    mendakwa à didakwa à terdakwa

Berdasarkan kaidah tersebut seharusnya kata pegolf-penggolf diturunkan dari verba bergolf-menggolf/menggolfkan, tetapi verba ini tidak lazim digunakan sehingga bentuk nominalnya tidak memiliki struktur dalam. Demikian pula, terdapat bentuk perenang dan berenang, tetapi tidak lazim digunakan bentuk berpingpong dan berpolo air yang menurunkan pepingpong dan pepolo air. Ada bentuk pesinetron dan bersinetron, tetapi tidak digunakan bentuk pefilm dan berfilm

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke Atas