Eksploitasi Bahasa sebagai Gejala Eufemisme dalam Surat Kabar Harian Suara Merdeka

Penulis : Nur Ramadhoni Setyaningsih

(Tenaga Teknis Balai Bahasa Prov. Jateng)

Tahun : 2010

JALABAHASA, Volume 6, Nomor 1, Mei 2010: 53-62

 

 

Abstrak  

Eufemisme merupakan salah satu bentuk gaya bahasa yang digunakan untuk memperhalus tuturan. Pada perkembangannya, eufemisme yang digunakan cenderung berlebihan dan menimbulkan makna ambigu. Bahasa benar-benar telah dimanfaatkan bahkan telah dieksploitasi secara berlebihan untuk mencapai efek eufemistik. Eufemisme yang mengarah pada eksploitasi bahasa, salah satunya, dapat dilihat dalam pembicaraan politik yang ada dalam harian Suara Merdeka 

Tujuan penelitian ini adalah menemukan dan menjelaskan bentuk-bentuk eufemisme bidang politik dalam Harian Suara Merdeka.

Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi-kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode simak dan teknik lanjutan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode padan.

Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah 1) bentuk-bentuk eufemisme dalam tataran sintaksis, meliputi (a) eufemisme dalam bentuk kata; (b) eufemisme dalam bentuk frasa; dan (c) eufemisme dalam bentuk klausa. 2) eufemisme dilihat dari asal bahasa, meliputi (a) eufemisme yang diambil dari satu bahasa yang sama dan (b) eufemisme yang diambil dari bahasa asing.

 

Kata kunci: eksploitasi bahasa, eufemisme, eufemistik, gaya bahasa, media massa.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll to top