Bahasa Jawa di Perbatasan Jawa Tengah–Jawa Barat Bagian Selatan

Tahun Penelitian 2011 Tim Penelitian: Sri Wahyuni, S.S., Sunarti, S.S., Poetri Mardiana S., S.S., Kahar Dwi P., S.S.

 

INTISARI

Bahasa Jawa di perbatasan JT-JB BSL sangat menarik karena bahasa Jawa yang dituturkan di daerah tersebut berbeda dengan bahasa Jawa standar. Bahasa Jawa di perbatasan JT-JB BSL ini menggunakan dialek Banyumas. Penelitian ini menggunakan data penelitian sebelumnya dan dua data baru, yaitu DP 49 di Desa Sumingkir, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap dan DP 50 di Desa Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap. Berdasarkan penghitungan dialektometri fonologis dan leksikal,  DP-DP yang dijadikan data dalam penelitian ini diketahui memunyai perbedaan subdialek. Selain itu, ada realisasi beda etimon yang juga menjadi penyebab terjadinya perbedaan subdialek pada DP-DP di perbatasan JT-JB BSL. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pada akhirnya, penelitian ini menghasilkan peta bahasa di Jawa Tengah untuk melengkapi peta-peta sebelumnya.Kata kunci: dialektometri, status isolek, peta, dan beda etimon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke Atas