Seminar “Strategi Jitu Menghadapi Ujian Nasional Bahasa Indonesia Sekolah Menengah Pertama 2012”

Balai Bahasa Semarang bekerja sama dengan Himpunan Pembina Bahasa Indonesia Kota Semarang mengadakan Kegiatan Seminar Kebahasaan dan Kesastraan dengan tema “Strategi Jitu Menghadapi Ujian Nasional Bahasa Indonesia Sekolah Menengah Pertama 2012”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 30 Januari 2012 pukul 08.00–13.30 WIB, di Aula Balai Bahasa Semarang, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jalan Elang Raya, Mangunharjo, Tembalang, Semarang. Peserta yang mengikuti kegitan ini adalah 78 orang dari 100 orang guru bahasa Indonesia SMP yang diundang di Lingkungan Dinas Pendidikan Kota Semarang.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru menyiapkan siswanya dalam menghadapi ujian nasional bahasa Indonesia 2012. Dengan persiapan yang matang, para guru diharapkan dapat mengantarkan siswa-siswanya berhasil menempuh ujian nasional mata pelajaran bahasa Indonesia dengan nilai yang memuaskan.

Metode yang diterapkan dalam seminar berupa metode ceramah dan diskusi. Penerapan metode ini dilakukan dengan cara narasumber memberikan pokok-pokok pikiran tentang peran bahasa dan sastra dalam pembentukan karakter kemudian dilakukan diskusi atau tanya jawab. Dalam diskusi itu, narasumber memberikan jawaban atau tanggapan atas pertanyaan maupun pernyataan peserta sehingga setiap permasalahan yang muncul dapat ditemukan cara mengatasinya.

Seminar ini dibagi dalam empat sesi. Pada sesi pertama, pembicara yang tampil adalah Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang dan Ketua Dewan Pendidikan Kota Semarang yang memberikan pengarahan umum tentang Kebijakan Pemerintah Kota Berkenaan dengan Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tantangan Pengembanngan Mutu Pembelajaran. Pada sesi kedua akan disampaiakan Sosialisasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia oleh Tim UKBI Balai Bahasa Semarang. Pada sesi ketiga pembicara yang tampil adalah pembicara utama yang menyampaikan masalah “Strategi Jitu Menghadapi Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP 2012”. Kemudian, pada sesi keempat pembicara yang tampil adalah dua orang pembicara pendamping yang menyampaikan masalah  “Pembelajaran Menulis Puisi pada Siswa Kelas VIII-A SMPN 14 Semarang Tahun Ajaran 2010-2011 melalui Latihan Bertahap” dan “Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Menyusun Perangkat Pembelajaran Berorientasi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa (PBKB) melalui Model Pembinaan Contoh, Latihan, Kontrol, Kerja Mandiri (CLTK) di SMPN 25 Semarang”.

Materi yang disajikan dalam kegiatan Seminar Kebahasaan dan Kesastraan dengan tema “Strategi Jitu Menghadapi Ujian Nasional Bahasa Indonesia Sekolah Menengah Pertama 2012” ini adalah sebagai berikut:

  1. Kebijakan Pemerintah Kota Berkenaan dengan Peningkatan Mutu Pendidikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang
  2. Tantangan Pengembanngan Mutu Pembelajaran oleh Ketua Dewan Pendidkan Kota semarang
  3. Sosialisasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia oleh Enita Istriwati, S.Pd.
  4. “Strategi Jitu Menghadapi Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP 2012” oleh Drs. Muh Doyin, M.Si.
  5. “Pembelajaran Menulis Puisi pada Siswa Kelas VIII-A SMPN 14 Semarang Tahun Ajaran 2010-2011 melalui Latihan Bertahap” oleh Catur Susilowati, S.Pd.
  6. “Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Menyusun Perangkat Pembelajaran Berorientasi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa (PBKB) melalui Model Pembinaan Contoh, Latihan, Kontrol, Kerja Mandiri (CLTK) di SMPN 25 Semarang” oleh Dra. Erna Kursistiningsih Rahayu, M.M.

Secara umum proses penyajian makalah berlangsung baik dan lancar. Hal itu disebabkan oleh kesiapan narasumber dalam memberikan materi yang begitu matang serta kesempatan yang diberikan oleh narasumber kepada para peserta untuk mengajukan pertanyaan dan pernyataan sehingga tercipta iklim yang hangat antara narasumber dan peserta. Akan tetapi, karena terbatasnya waktu yang tersedia membuat narasumber tidak dapat melayani semua pertanyaan maupun pernyataan  peserta. Dengan demikian, peserta mendapatkan hasil berupa peningkatan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan guru dalam menyiapkan siswa-siswanya menghadapai ujian nasional mata pelajaran bahasa Indonesia tahun 2012. Secara keseluruhan pelaksanaan Seminar berjalan tertib dan lancar tanpa hambatan yang berarti. Semua ini terlaksana berkat kerja sama yang baik antara Balai Bahasa Semarang dan Himpunan Pembina Bahasa Indonesia Kota Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke Atas