Penyuluhan Bahasa dan Sastra bagi Guru SMP non-Bahasa Indonesia Kabupaten Pekalongan 5–6 Juni 2012

Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan penyuluhan kebahasaan dan kesastraan. Kegiatan penyuluhan ini ditujukan bagi guru SMP non-Bahasa Indonesia Kabupaten Pekalongan dengan jumlah peserta 30 orang. Acara dilaksanakan selama dua hari, 5–6 Juni 2012 di Hotel Marlin, Jalan Wiradesa No. 25, Pekalongan yang dimulai pukul 08.00-14.00. Acara pembukaan dihadiri oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, narasumber, dan peserta penyuluhan. Penyuluhan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Yoyon Ustar Hidayat, M.Si.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Drs. Pardi, M.Hum., dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan merupakan program rutin Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah dalam rangka melaksanakan program pembinaan kebahasaan dan kesastraan. Penyuluhan rutin dilaksanakan, salah satunya sebagai penyegaran, karena bahasa bersifat dinamis dan terus berkembang. Pada kesempatan itu pula, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Yoyon Ustar Hidayat, M.Si., menyambut baik kegiatan tersebut. Hal itu mengingat banyaknya kesalahan berbahasa di masyarakat.

Materi yang disajikan pada hari pertama terdiri atas tiga materi. Materi “Kebijakan Bahasa Indonesia” dan “Apresiasi Sastra” disampaikan oleh Drs. Pardi, M.Hum. Selanjutnya, “Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan” disampaikan oleh Enita Istriwati, S.Pd. Adapun pada hari kedua disampaikan pula tiga materi, yaitu “Bentuk dan Pilihan Kata” dan “Penyusunan Kalimat Efektif” disampaikan oleh Drs. Suryo Handono, M.Pd. dilanjutkan dengan “Bahasa Indonesia dalam Surat Dinas” oleh Drs. Pardi, M.Hum. Pada sesi terakhir peserta diberi tugas untuk membuat surat dinas.

Pada kegiatan ini peserta menyampaikan kesan bahwa setelah mengikuti kegiatan ini peserta menyadari bahwa ternyata banyak kesalahan berbahasa yang selama ini tidak disadari dan tidak diketahui. Tentunya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peserta. Kegiatan penutupan dilaksanakan pukul 13.30. Acara ditutup secara resmi oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Drs. Pardi, M.Hum. Melalui kegiatan penyuluhan diharapkan pemahaman dan kemampuan peserta dalam berbahasa maupun bersastra menjadi lebih baik. Dengan demikian, hal ini akan berdampak baik pula bagi siswa yang dibinanya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke Atas