ANALISIS STRATEGI PENERJEMAHAN LEKSIKOGRAFIS DAN INDIKATOR MAKNA DALAM ENTRI JAVANESE-ENGLISH DICTIONARY KARYA STUART ROBSON DAN SINGGIH WIBISONO

(Lexicographic Translation Strategy Analysis and Meaning Indicator in Javanese-English Dictionary Entry by Stuart Robson and Singgih Wibisono)

 

Oleh/By:
Kahar D.P.
Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah
Jalan Elang Raya, Mangunharjo, Tembalang, Semarang
Telepon 024-76744357, 70769945; Faksimile 024-76744358, 70799945
Pos-el: info@balaibahasajateng.web.id

Diterima: 15 Agustus 2012, Disetujui: 5 September 2012

 

ABSTRAK

Penerjemahan kata kepala dalam sebuah entri merupakan tipe penerjemahan yang berbeda dengan penerjemahan tekstual seperti halnya penerjemahan teks, buku, atau karya sastra. Kata kepala dalam sebuah entri secara tersurat hadir dan berdiri sendiri tanpa didukung oleh konteks yang biasa menyertai suatu kata dalam penerjemahan teks. Penerjemah sekaligus penyusun kamus harus melihat kata kepala tersebut seperti diselimuti berbagai macam konteks yang harus diterjemahkan sesuai dengan segala jenis konteks yang berpotensi ‘menyertainya. Penerjemahan leksikografis ini layak disebut sebagai varian penerjemahan baru dalam studi penerjemahan terapan interdisipliner. Strategi penerjemahan leksikografis ini meliputi penerjemahan langsung (direct translation), padan kata terdekat (near equivalent), glos bahasa target (TL glos), penerjemahan kontekstual (contextual translation), penerjemahan definisi, glos pragmatis, dan ilustrasi gambar. Masing-masing strategi terjemahan dapat didukung oleh satu atau beberapa indikator makna yang meliputi label ranah, specifiers, signpost, dan kolokator.

Kata kunci: penerjemahan leksikografis, strategi penerjemahan, penerjemahan langsung

 

ABSTRACT

Headwords translating in a dictionary’s entry is a different type of translation. It differs from textual translation as well as text, book, or literary works translation. Headwords come into an entry explicitly supported by no context, they stand alone without a definite context such those possessed by a word in a textual translation. Translators, at the same time lexicographers have to build a vision in that those headwords are covered by a wide range of contexts they must interpret in accordance with all sorts of potential contexts. This lexicographic translation must be a new translation variant in the interdisciplinary applied translation studies. Lexicographic translation strategies includes direct translation, the nearest equivalent, target language glos, contextual translation, defining translation, pragmatic gloss, and graphic illustrations. Each of them can be supported by one or more sense indicators such domain label, specifiers, signpost, and collocator.

Key words: translation lexicographical, translation strategies, direct translation

 

Jalabahasa, Volume 8, Nomor 2, halaman 100—115

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll to top