PERBEDAAN PENGGUNAAN KATA SEHINGGA, HINGGA, DAN SAMPAI DALAM BAHASA INDONESIA

(The Differences among the Use of Word sehingga, hingga, and sampai in Indonesian)

 

Oleh/By:
Dwi Atmawati
Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah
Jalan Elang Raya No. 1, Mangunharjo, Tembalang, Semarang
Telp. 024-76744357, 70769945 Faks. 024-76744358, 70799945
Pos-el: info@balaibahasajateng.web.id

Diterima: 30 Maret 2012, Disetujui: 27 April 2012

 

ABSTRAK

Kata sehingga, hingga, dan sampai kadang-kadang digunakan secara tumpang tindih. Karena itulah, penulis mencoba membahas perbedaan ketiga kata tersebut dikaji dari aspek strukturnya dan semantiknya. Metode yang digunakan adalah metode substitusi dengan ancangan teoretik linguistik struktural dan semantik. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat perbedaan perilaku sintaksis kata sehingga, hingga, dan sampai. Kata sehingga berkategori kata sebagai konjungtor. Adapun kata hingga dan sampai dapat berkategori kata sebagai konjungtor dan preposisi. Di samping itu, kata sampai dapat juga berkategori kata sebagai verba. Ke semuanya itu bergantung pada konstruksi unsur-unsur yang membentuk kalimatnya. Sebagai konjungtor ataupun preposisi kata hingga dan sampai tidak menunjukkan adanya perbedaan perilaku sintaksis ataupun perbedaan semantik. Oleh karena itu, kata hingga dan sampai dapat saling disubstitusikan. Ditinjau dari aspek semantisnya, kata sehingga bermakna ‘akibat’. Kata hingga dan sampai bermakna ‘batas akhir’. Makna ‘batas akhir’ ini mencakupi tiga hal, yaitu: yang berhubungan dengan waktu, tingkat suatu keadaan, dan tempat.

Kata kunci: perbedaan, semantik, substitusi, struktural

 

ABSTRACT

The words sehingga, hingga, and sampai is sometimes used overlap. Therefore, the author tries to discuss the differences in these three words which are examined from the aspect of its structure and semantics. The method that is used here is theoretical substitution between structural linguistics and semantics. Based on the analysis, there are syntactic behavior differences between words sehingga, hingga, and sampai. Here sehingga is categorized as a conjunction. Meanwhile, hingga and sampai are categorized as conjunction and preposition. In addition, hingga can also be categorized as a verb. But, that functions depends on the construction of sentence. As conjunction or preposition hingga and sampai have no differences both syntactic and semantic behavior. Therefore, the word hingga and sampai can be substituted. From the semantic aspects sehingga means ‘a result’, hingga and sampai meaning ‘final frontier’. The ‘final frontier’ is cover three issues: dealing with time, a state level, and place.

Key words: differences, semantic, substitution,structural

 

Jalabahasa, Volume 8, Nomor 1, Mei 2012, halaman 69—76

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll to top