TEKS-TEKS LOKAL DALAM CERPEN SRI SUMARAH

(The Local Texts in Sri Sumarah Short Story)

 

Oleh/By:
Kustri Sumiyardana
Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah
Jalan Elang Raya, Mangunharjo Tembalang, Semarang
Telepon 024-76744357, 70769945; Faksimile 024-76744358, 70799945
Pos-el: info@balaibahasajateng.web.id

Diterima: 2 Maret 2012, Disetujui: 8 April 2012

 

ABSTRAK

Sri Sumarah adalah cerpen karya Umar Kayam. Cerpen itu banyak menggunakan kata-kata Jawa di dalamnya. Tidak hanya itu, cerpen tersebut juga memuat teks-teks lain. Tulisan ini bertujuan mengungkapkan teks-teks yang ada di dalamnya. Metode yang digunakan adalah metode interteks. Oleh karena itu, dilakukan penelusuran terhadap teks-teks yang terdapat dalam cerpen ini. Dari penelusuran tersebut, dapat diketahui bahwa cerpen ini mengambil teks-teks dari cerita wayang seperti Mahabharata dan Ramayana. Selain itu, ada teks yang diambil dari cerita Menak dan Damarwulan. Di samping teks yang berbentuk cerita, cerpen tersebut memuat pula teks-teks yang berwujud nyanyian rakyat. Dapat disimpulkan bahwa semua teks tersebut dimasukkan dalam cerpen itu untuk mendukung suasana Jawa dalam cerita. Selain itu, ada teks yang berfungsi untuk memperkuat karakter tokoh.

Kata kunci: interteks, cerpen

 

ABSTRACT

Sri Sumarah is a short story written by Umar Kayam. It is not only using many Javanese words, but also taking texts from the local stories. This paper reveals the texts within the story by using intertext method. The writer have traced all the existing texts within the story and found that the texts were taken from the puppet stories (wayang) such as Mahabharata and Ramayana. It also took texts from Menak and Damarwulan. Beside texts from the stories, the writer also found texts from folksongs. The texts were taken to bolster the Javanese atmosphere and strengthened the characters in the story.

Key words: intertexts, short stories

 

Alayasastra, Volume 8, Nomor 1, Mei 2012, halaman 13-21

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll to top