PERUMPAMAAN HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN DALAM TEKS SERAT SASTRA GENDHING DAN LOKAJAYA: SEBUAH PERBANDINGAN

(Metaphors of Human and God’s Relationship in Serat Sastra Gendhing and Lokajaya: a Comparison)

 

Oleh/ By:
Yuli Kurniati Werdiningsih
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni IKIP PGRI Semarang
Jalan Sidodadi Timur Nomor 24, Dr. Cipto Semarang Telepon 024-8316377
ikip_pgrismg@yahoo.com
Pos-el: yuli_k_werdiningsih@yahoo.com

Diterima: 6 Agustus 2013, Disetujui: 8 Oktober 2013

 

ABSTRAK

Suluk merupakan salah satu bentuk karya sastra Jawa yang tumbuh seiring perkembangan agama Islam di Jawa. Suluk-suluk tersebut acapkali memiliki hubungan, di antaranya Serat Sastra Gendhing dan Lokajaya. Kedua suluk tersebut memiliki hubungan tematik. Penelitian ini berupaya membandingkan teks Serat Sastra Gendhing dengan Lokajaya untuk melihat sejauh mana hubungan keduanya. Penelitian ini menggunakan metode sastra bandingan dan pendekatan tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara kedua teks tersebut, khususnya pengungkapan hubungan antara Tuhan dan manusia.

Kata kunci: suluk, Serat Sastra Gendhing, Lokajaya, sastra bandingan, pendekatan tematik.

  

ABSTRACT

Suluk is one form of Javanese literary works that grows along with the development of Islam in the island. Those suluks are often related one another, for example Serat Sastra Gendhing and Lokajaya. Both suluks have thematics relation. This research tries to compare the texts of Serat Sastra Gendhing with the texts of Lokajaya to find out the relationship of the two works. This research applies comparison method and thematics approach. The result of the analysis proves that there are thematics relationships between the two texts, particularly in the expressions of God and human relationship.

Keywords: suluk, Serat Sastra Gendhing, Lokajaya, comparative literatures, thematics approach.

           

Alayasastra: Jurnal Ilmiah Kesusatraan, Volume 9, Nomor 2, November 2013, halaman 121-133

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke Atas