Berita Terkini Kongres Kebudayaan Jawa 2014

Pelaksanaan Kongres Kebudayaan Jawa 2014 semakin dekat. Kongres Kebudayaan Jawa 2014 yang mengangkat tema “Revitalisasi Nilai-Nilai dalam Kebudayaan Jawa yang Relevan untuk Kejayaan Bangsa dan Negara” bertujuan mereaktualisasi peran kebudayaan Jawa dalam pembangunan bangsa Indonesia. Kebudayaan Jawa merupakan salah satu sumber pranata kehidupan bangsa Indonesia yang kini mulai banyak ditinggalkan oleh generasi muda karena dianggap ketinggalan zaman. Oleh karena itu, Kongres Kebudayaan Jawa 2014 ini diharapkan dapat menggugah kembali pemahaman terhadap filosofi budaya Jawa sehingga kearifan lokal yang kita miliki dapat terepresentasikan kembali dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada 10—13 November 2014. Acara pembukaan bertempat di Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Jalan Ki Hadjar Dewantara 19, Kentingan, Jebres, Surakarta. Adapun acara sidang diskusi dan perumusan hasil kongres bertempat di Hotel Lor In, Jalan Adi Sucipto Nomor 47, Surakarta. Pembicara kunci dalam kegiatan tersebut adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, sedangkan pembicara utamanya antara lain Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Gubernur Jawa Timur, Sesmenkokesra, H. Mardiyanto (mantan Gubernur Jawa Tengah), dan Pangdam IV Diponegoro, Keraton Kasunanan Surakarta, Keraton Kasultanan Yogyakarta, dan Dirjen Kebudayaan. Kongres Kebudayaan Jawa 2014 juga akan diwarnai pentas seni dari berbagai daerah di Jawa Tengah, menonton pertunjukan wayang di Taman Sriwedari, serta pameran buku-buku kebudayaan.

Di samping pembicara kunci dan pembicara utama, Kongres Kebudayaan Jawa 2014 ini mengharapkan sumbang saran dari para pencinta dan pemerhati budaya Jawa dalam bentuk makalah yang dapat dipresentasikan dalam kegiatan tersebut. Topik yang akan dibahas dalam Kongres Kebudayaan Jawa 2014 ini dikelompokkan dalam delapan klaster, yaitu: 1) kondisi bahasa dan sastra Jawa; 2) kesenian tradisional Jawa; 3) arsitektur Jawa; 4) religi Jawa; 5) karya budaya Jawa; 6) adat dan tradisi Jawa; 7) kepemimpinan Jawa; 8) budi pekerti Jawa/kearifan lokal Jawa. Pengiriman makalah melalui pos-el ms_suryadi@yahoo.com atau sutejokw@yahoo.com paling lambat 4 Oktober 2014.

Selain itu, Panitia Kongres Kebudayaan Jawa 2014 juga membuka pendaftaran peserta bukan pemakalah yang berminat mengikuti Kongres Kebudayaan Jawa 2014 mulai 1 Juli 2014—4 Oktober 2014, dengan biaya sebagai berikut: a) pejabat/pegawai pemda Rp 400.000,00; b) dosen, lembaga, umum Rp 250.000,00; c) seniman Rp 200.000,00; d) mahasiswa/pelajar Rp 100.000,00. Biaya pendaftaran dikirimkan ke nomor rekening 2-089-03612-0 a.n. Hasan Abdul Rozak, Bank Jateng KCP Ps. Kagok, Semarang. Biodata peserta dan bukti transfer pendaftaran dikirimkan ke kantor Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah melalui faksimile, pos, atau dikirimkan dalam bentuk softfile ke pos-el kongresbudayajawa@gmail.com. Peserta mendapatkan fasilitas penginapan, transportasi dari Hotel Lor In ke Kampus ISI Surakarta (pergi—pulang), konsumsi selama Kongres, makalah, dan piagam keikutsertaan. Pendaftaran peserta akan ditutup apabila jumlah peserta telah memenuhi kuota, yakni 500 orang. 

Informasi lengkap terkait pelaksanaan Kongres Kebudayaan Jawa 2014 ini dapat diperoleh melalui Panitia Pendaftaran Peserta Kongres d.a. Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Jalan Elang Raya Nomor 1, Mangunharjo, Tembalang, Semarang 50272 a.n. Umi Farida (082221807570) atau Esti Apisari (085842032930).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke Atas