UPAYA INTERNASIONALISASI BAHASA INDONESIA

Bahasa Indonesia memiliki potensi menjadi bahasa internasional. Suatu bahasa dapat menjadi bahasa internasional jika bahasa itu digunakan untuk keperluan diplomasi, perdagangan internasional, dan penyebaran ilmu pengetahuan. Pada saat ini, bahasa Indonesia mulai diterima dalam pergaulan internasional. Hal tersebut dapat diketahui dari tingginya minat warga asing untuk mempelajari bahasa Indonesia. Bahkan, lebih kurang 46 negara yang tersebar di seluruh benua telah mengajarkan bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA), di antaranya Amerika Serikat, Jepang, Mesir, Korea, dan Rusia. Dengan demikian, peluang bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional sudah terbuka. Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Dwi Atmawati, M.Hum., narasumber utama, pada siaran Bina Bahasa Indonesia yang ditayangkan secara langsung oleh TVRI Jawa Tengah, Senin, 27 Oktober 2014, pukul 15.00—16.00, dengan tema “Internasionalisasi Bahasa Indonesia”. Acara tersebut dipandu oleh Nani Widyawati dan dihadiri oleh mahasiswa Universitas PGRI Semarang sebagai audiens.

Karyono, S.Pd., M.Hum., sebagai narasumber pendamping, menjelaskan bahwa internasionalisasi bahasa Indonesia harus didukung dengan perbaikan sikap masyarakatnya. Untuk itu, masyarakat Indonesia harus memiliki kebanggaan dan kesetiaan terhadap bahasa Indonesia seperti halnya masyarakat Perancis, Jerman, Jepang, dan China yang lebih bangga menggunakan bahasa mereka sendiri meskipun mereka juga menguasai bahasa Inggris.

Kedua narasumber menjelaskan beberapa keuntungan bagi masyarakat Indonesia apabila bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional. Keuntungan-keuntungan itu di antaranya adalah bahasa Indonesia akan semakin terkenal karena digunakan sebagai bahasa ilmu pengetahuan di berbagai negara. Selain itu, budaya bangsa Indonesia yang sarat dengan kearifan lokal akan semakin dikenal dunia. Internasionalisasi bahasa Indonesia juga dapat meningkatkan posisi tawar Indonesia di dunia internasional, memperkuat nasionalisme, dan meningkatkan martabat bangsa Indonesia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll to top