Revitalisasi Sastra Lisan di Banyumas, Tim KKLP Pelindungan dan Pemodernan Bahasa dan Sastra BBPJT Beraudiensi dengan Bupati

Esti Apisari

BANYUMAS, balaibahasajateng.kemdikbud.go.id – Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) Pelindungan dan Pemodernan Bahasa dan Sastra, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah (BBPJT) menyelenggarakan audiensi dengan Bupati Banyumas. Audiensi tersebut berkaitan dengan upaya Balai Bahasa merevitalisasi sastra lisan di Kabupaten Banyumas.

Dalam audiensi tersebut tim yang dipimpin Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dr. Ganjar Harimansyah, itu diterima oleh Bupati Banyumas, Ir. H. Achmad Husein, beserta kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Pertemuan diselenggarakan di Kantor Bupati Banyumas, ruang Joko Kahiman, pada Selasa, 29 Maret 2022. Hadir juga dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Banyumas, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyumas, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas, serta Kepala Bagian Kesra Sekretariat Kabupaten Banyumas. Selain itu, hadir pula Koordinator Pusat Penelitian Kebudayaan dan Pariwisata Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Soedirman beserta staf ahli.

Pada kesempatan tersebut, Ganjar mengatakan bahwa kedatangan tim KKLP Pemodernan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah dilaksanakan dalam rangka menjalankan program revitalisasi bahasa dan sastra daerah. Revitalisasi difokuskan pada objek sastra lisan yang hampir punah. Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah tidak dapat bekerja sendiri dalam melaksanakan program revitalisasi bahasa dan sastra daerah itu. Oleh karena itu, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah menggandeng Pemerintah Kabupaten Banyumas sebagai pemangku kepentingan.

“Kami sebelumnya sudah melaksanakan program revitalisasi di berbagai daerah. Program revitalisasi sastra perlu dilaksanakan di berbagai wilayah, termasuk Jawa Tengah. Hal itu sejalan dengan program Kemendikbudristek,” ujar Ganjar di ruang Joko Kahiman pada Selasa, 29 Maret 2022.

Bupati Banyumas menyambut baik upaya yang dilakukan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah. Achmad Husein mengatakan bahwa kemampuan anak muda sekarang dalam berbahasa daerah mengalami penurunan. Bukan hanya dalam berbahasa, generasi muda perlu didekatkan pula dengan budaya daerahnya.

 “Kami setuju revitalisasi sastra lisan yang akan dilakukan di Banyumas. Kami sudah memerintah OPD di Kabupaten Banyumas, seperti Dinas Dinporabudpar, Dinas Pendidikan, Dinas Arpusda, dan Dinas Kominfo untuk membantu kegiatan tersebut,” ujar Achmad Husein.

Acara dilanjutkan dengan diskusi antara tim Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah dan pihak-pihak terkait di Pemkab Banyumas. Diskusi tersebut dilakukan dalam upaya menentukan upaya-upaya revitalisasi sastra lisan di wilayah Kabupaten Banyumas yang lebih komprehensif dan terarah. Peran dan kerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait akan menjadikan upaya pelindungan bahasa dan sastra daerah lebih nyata manfaatnya, khususnya bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Editor: Agus Sudono

(est/asa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke Atas