Kenalkan Dolanan Anak pada Generasi Muda, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Adakan Bengkel Literasi Revitalisasi Dolanan Anak

Galuh Ayuning Tyas

UNGARAN, balaibahasajateng.kemdikbud.go.id — Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, menyelenggarakan kegiatan dalam upaya merevitalisasi dolanan anak pada 17—18 September 2022 di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran, Kabupaten Semarang. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Bengkel Literasi Revitalisasi Aksara Jawa dan Dolanan Anak yang sudah diawali pada 4 September 2022.

Peserta bengkel literasi berasal dari SD Negeri Lerep 04. Sebanyak 20 siswa sekolah tersebut mengikuti pelatihan drama dolanan anak yang dipandu oleh Duta Bahasa Jawa Tengah. Peserta diajarkan untuk memahami naskah dan menghayati peran. Setelah berlatih dan melaksanakan geladi bersih, para siswa melaksanakan pementasan drama berjudul Theyot Teblung di panggung Pasar Kuliner Embung Siblingo.

Acara dibuka dengan penampilan karawitan dari sanggar Lentera Budaya Desa Lerep dan dilanjutkan dengan pementasan drama dolanan anak Theyot Teblung. Kegiatan tersebut mendapat apresiasi baik dari Kepala Sekolah SD Negeri Lerep 04, Sudiro, S.Pd.

“Bengkel literasi ini merupakan bentuk kerja sama yang baik antara Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah dengan SD Negeri Lerep 04. Kegiatan seperti ini sangat perlu dilaksanakan,” kata Sudiro pada 18 September 2022 saat menyampaikan sambutan.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Lerep, Samiardi, S.T. Samiardi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu cara yang baik dalam mengenalkan dolanan anak pada generasi muda.

“Pada era digital saat ini, anak-anak perlu dikenalkan dengan dolanan anak agar tidak kehilangan budaya bangsanya sendiri,” tambah Samiardi pada kesempatan yang sama.

Drama Theyot Teblung menceritakan khazanah dolanan anak yang ada di Jawa Tengah. Pementasan ditutup dengan penampilan tarian dari sanggar Lentera Budaya Desa Lerep. Acara tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung Pasar Kuliner Embung Siblingo.

Editor: Esti Apisari

(gal/est)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke Atas