Merevitalisasi Bahasa Daerah, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Adakan Audiensi dengan Pj Bupati Jepara

KABUPATEN JEPARA, balaibahasajateng.kemdikbud.go.id—Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dr. Syarifuddin, mengadakan audiensi dengan Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta, S.H., M.M. beberapa waktu lalu. Audiensi dilaksanakan di Hotel d’Season Premiere Jepara bersamaan dengan agenda Pj. Bupati Jepara di tempat tersebut pada Kamis, 7 Desember 2023.

Dalam audiensi itu tampak hadir Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara, Zamroni Lestiaza, serta jajaran Disdikpora, di antaranya, Kabid SD, Edy Utoyo, dan Kabid SMP, Ahmad Nurrofiq. Adapun Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah didampingi Koordinator KKLP Pelindungan dan Pemodernan Bahasa dan Sastra, Shintya, M.S., beserta Tim Revitalisasi Bahasa Daerah.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dr. Syarifuddin, menyatakan bahwa audiensi tersebut dilaksanakan dalam rangka program revitalisasi bahasa daerah. Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah melalui Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) Pelindungan dan Pemodernan Bahasa dan Sastra telah melaksanakan revitalisasi bahasa daerah selama tiga tahun sejak 2021—2023.

“Program tersebut merupakan pelaksanaan program Merdeka Belajar Episode Ke-17: Revitalisasi Bahasa Daerah. Balai Bahasa mengajak 35 pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah untuk bersama-sama melaksanakan program ini,” ujar Syarifuddin dalam audiensi itu di Hotel d’Season, Kawasan Pantai Bandengan, Jepara, pada 7 Desember 2023.

Program revitalisasi bahasa daerah tersebut, lanjut Syarifuddin, diawali dengan rapat koordinasi dengan pakar, rapat koordinasi dengan pemerintah daerah dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, pelatihan guru utama, diseminasi revitalisasi bahasa daerah di 35 kabupaten/kota oleh guru yang dilatih di kabupaten/kota masing-masing, Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat kabupaten/kota, dan puncaknya adalah FTBI tingkat Provinsi Jawa Tengah.

“Kabupaten Jepara tahun 2023 ini menjadi juara umum FTBI tingkat Provinsi Jawa Tengah. Jepara mengajukan diri menjadi tempat penyelenggaraan FTBI tahun depan. Untuk itu, kami perlu berkoordinasi dan beraudiensi dengan Pj Bupati Jepara,” jelasnya.

Sementara itu, Pj. Bupati Jepara, Edy Supriyanta, menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung terhadap program revitalisasi bahasa daerah yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah. Bupati berpesan agar Desember akhir hingga Januari awal kegiatan tersebut sudah mulai dipersiapkan.

“Diperlukan sinergi yang kuat antara Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten  Jepara dan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah jika FTBI tingkat Provinsi Jawa Tengah akan dilaksanakan di Jepara,” tanda Edy Supriyanta.

Edy Supriyanta menambahkan bahwa hotel di kawasan Pantai Bandengan cukup banyak untuk menampung para peserta, pendamping, dan pendukung FTBI. Ada sekitar 102 hotel di kawasan Pantai Bandengan yang direkomendasikan untuk FTBI tahun 2024.

“Pemerintah Kabupaten Jepara bisa menggandeng UMKM Jawa Tengah untuk pemberdayaan UMKM dalam acara yang dihadiri banyak masyarakat ini,” tuturnya.

Berkaitan dengan program revitalisasi bahasa daerah ini, selain dengan Pj Bupati Jepara, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah beberapa waktu lalu telah melakukan audiensi ke beberapa kepala daerah kabupaten/kota di Jawa Tengah, antara lain, Bupati Tegal, Bupati Blora, Bupati Banjarnegara, Bupati Wonosobo, Pj. Bupati Banyumas, Bupati Rembang, dan Bupati Purbalingga. Audiensi tersebut dimaksudkan untuk menguatkan kembali komitmen pemerintah daerah dalam berperan serta menyukseskan program revitalisasi bahasa daerah. Kunjungan ke pemerintah kabupaten/kota lain akan terus dilakukan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah untuk menjalin kerja sama demi terwujudnya keberhasilan program tersebut. [asa/aas]

 

Penyunting: Agus Sudono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke Atas