Bekerja Sama dengan UPT Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Laksanakan Matrikulasi bagi Mahasiswa Asing

Sunarti

KOTA SURAKARTA, balaibahasajateng.kemdikbud.go.id—Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah melalui Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) UKBI menyampaikan materi UKBI pada matrikulasi bagi mahasiswa asing pemelajar BIPA UIN Raden Mas Said Surakarta I di lantai II UPT Bahasa kampus RM Said pada Senin, 22 April 2024. Kegiatan yang bertajuk Matrikulasi BIPA melalui Muatan Lokal Surakarta tersebut diikuti oleh 14 mahasiswa asing dari Thailand dan Filipina yang menempuh studi S-1 di berbagai program studi di UIN Raden Mas Said Surakarta.

Kepala UPT Bahasa UIN Raden Mas Said, H. Sulhani Hermawan, M.Ag., menyatakan bahwa setiap mahasiswa asing yang menempuh studi di UIN Raden Mas Said wajib menguasai bahasa Indonesia. Mereka harus mampu berkomunikasi, baik secara lisan maupun tulis, dalam bahasa Indonesia karena tugas-tugas dan skripsi ditulis dalam bahasa Indonesia.

“Di samping itu, sertifikat kemahiran berbahasa menjadi prasyarat kelulusan. Oleh karena itu, penyampaian materi tentang UKBI dan simulasi UKBI yang diberikan oleh Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah penting bagi penguatan pembelajaran bahasa Indonesia bagi mahasiswa BIPA,” ujar Sulhani di lantai II UPT Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta pada Senin, 22 April 2024UPT Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta.

Sulhani berharap kerja sama antara UIN RM Said dan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah dalam pelaksanaan matrikulasi ini terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, materi Sosialisasi UKBI disampaikan oleh Sunarti, M.Hum. dan dilanjutkan dengan materi Simulasi UKBI oleh Afritta Dwi Martyawati, M.Hum. dari KKLP UKBI Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah.

Sunarti menyatakan bahwa setiap warga negara asing yang menempuh studi di Indonesia, selain diwajibkan mengikuti pembelajaran BIPA, juga diwajibkan mengikuti tes UKBI untuk mengetahui tingkat kemahirannya dalam berbahasa Indonesia.

“Seluruh peserta antusias dan bersemangat mengikuti matrikulasi dan simulasi UKBI Adaptif,” ungkap Sunarti.

Selain mengikuti simulasi UKBI Adaptif, lanjut Sunarti, peserta matrikulasi juga diarahkan untuk melakukan pelatihan UKBI secara mandiri melalui laman ukbi.kemdikbud.go.id.

“Latihan UKBI di laman tersebut dapat yang dapat dilakukan secara berulang untuk mengetahui gambaran soal UKBI, baik Seksi I Mendengarkan, Seksi II Merespons Kaidah, maupun Seksi III Membaca,” jelasnya. [sun/asa/aas]

 

Penyunting: Agus Sudono

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke Atas